Sejarah dan Definisi Probiotik
Pemakaian mikroba hidup dalam makanan mempunyai sejarah yang cukup panjang. Pada awal tahun 1900, Elie Metchnikoff (bapak imunologi) menulis teori bahwa orang Bulgaria yang banyak minum yoghurt terbukti lebih awet muda dibandingkan dengan yang tidak. Ia menyebutkan adanya “Bulgarian bacillus” dalam yoghurt, yang akhirnya dikenal dengan Lactobacillus bulgaricus dan digunakan untuk pembuatan yoghurt.
Metchnikoff menyimpulkan bahwa ”Ketergantungan mikroorganisme dalam tubuh manusia terhadap makanan akan menyebabkan mikroorganisme tersebut dapat dimodifikasi dan mikroorganisme jahat dalam tubuh dapat diganti dengan yang lebih bermanfaat.”
Istilah probiotik, yang berasal dari bahasa Yunani dan artinya adalah “for life”, digunakan pertama kali oleh Lilly dan Stillwell pada tahun 1965 untuk menggambarkan “substansi yang dikeluarkan oleh suatu mikroorganisme yang menstimulasi pertumbuhan yang lainnya.”
Lawan dari probiotik adalah antibiotik. Tahun 1971, Sperti menggunakan istilah ini untuk ekstrak jaringan yang menstimulasi pertumbuhan bakteri, sedangkan Parker memberikan definisi yang digunakan hingga saat ini yaitu organisme dan substansi yang menyumbang keseimbangan mikroba usus. Tahun 1989, Fuller memperbaiki definisi tersebut dengan kalimat “suplemen mikroba hidup yang mempunyai keuntungan menyeimbangkan mikroba usus”.
Para ahli WHO/FAO mendefinisikan probiotik sebagai bakteri hidup yang apabila diberikan dalam jumlah yang sesuai akan memberikan efek yang menguntungkan pada tubuh manusia.
Sederhananya, probiotik adalah bakteri yang dikultur dalam kondisi laboratorium, lalu digunakan untuk menyeimbangkan mikroflora yang tidak seimbang akibat stres, penyakit, atau penggunaan antibiotik.
Pada tahun 1921, dimulailah penelitian tentang Lactobacillus acidophilus. Tahun 1965 definisi pertama probiotik diformulasikan, ketika Shirota sudah menemukan Lactobacillus casei tahun 1930 yang terkenal dengan nama “Yakult Strain”. Selanjutnya kini semakin banyak probiotik yang ditemukan, dipublikasi, dan dipasarkan baik dalam bentuk yoghurt, suplemen makanan, dan lain-lain.
Syarat probiotik
Kapan bakteri dikatakan sebagai probiotik?
Aman. Probiotik haruslah aman dikonsumsi, tidak menyebabkan penyakit, tidak memproduksi racun, dan tidak resisten terhadap antibiotik.
Dapat dikonsumsi, dikemas dalam bentuk yoghurt, bubuk, kapsul.
Harus tetap hidup dan stabil dalam penyimpanan.
Mampu bertahan hidup dalam saluran cerna. Idealnya, probiotik tetap hidup setelah melewati lambung, cairan empedu, dan enzim-enzim usus. Dengan kata lain, probiotik harus tahan asam dan tahan terhadap empedu.
Yang terpenting adalah selain dapat hidup di dalam usus, bakteri probiotik juga harus dapat menempel di dinding usus, memproduksi substansi antimikroba, menstimulasi sistem imun, serta memperbaiki kesehatan tubuh.
Rabu, 25 Juli 2007
Sehatkah Konsumsi Mi Instan?
Mi instan adalah jenis makanan yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Sekitar 43,7 triliun bungkus mi instan dikonsumsi setiap tahunnya. Mi instan bersifat?praktis, tahan lama, dan mudah disiapkan. Sayangnya, mi instan belum mencukupi kebutuhan gizi yang seimbang bagi tubuh.
Sejarah mi instan bermula di?Jepang pada Perang Dunia II. Tujuan pembuatan mi instan pada jaman itu adalah untuk memenuhi kebutuhan logistik perang. Syarat ransum perang adalah segala jenis makanan yang praktis, tahan lama, dan mudah disiapkan.
?
Cara membuat mi instan sangat mudah dan praktis, yang dibutuhkan hanyalah air panas saja. Untuk jenis mi instan dalam cup (cup noodle), hanya tinggal dituangi air panas saja, sedangkan untuk jenis mi instan biasa diperlukan perebusan dalam air mendidih untuk mematangkannya. Apa pun jenisnya, kelezatan mi instan dapat langsung dirasakan hanya dalam hitungan beberapa menit saja.
Mi instan belum dapat dianggap sebagai makanan penuh (wholesome food) karena belum mencukupi kebutuhan gizi yang seimbang bagi tubuh. Mi yang terbuat dari terigu mengandung karbohidrat dalam jumlah besar, tetapi kandungan protein, vitamin, dan mineralnya hanya sedikit. Pemenuhan kebutuhan gizi mi instan?dapat diperoleh jika ada penambahan sayuran dan sumber protein. Jenis sayuran yang dapat ditambahkan adalah wortel, sawi, tomat, kol, atau tauge. Sumber proteinnya dapat berupa telur, daging, ikan, tempe, atau tahu.
Satu takaran saji mi instan yang berjumlah 80 gram dapat menyumbangkan energi sebesar 400 kkal, yaitu sekitar 20% dari total kebutuhan energi harian (2.000 kkal). Energi yang disumbangkan dari minyak berjumlah sekitar 170-200 kkal. Hal lain yang?kurang disadari adalah kandungan minyak dalam mi instan yang dapat mencapai 30% dari bobot kering. Hal tersebut perlu diwaspadai bagi penderita obesitas atau mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
?
Salah satu kelebihan dari mi instan adalah keragaman rasa yang ditawarkan dari produsen. Keragaman rasa ditimbulkan oleh jenis bumbu yang ditambahkan. Rasa mi instan konvensional yang banyak dijumpai adalah soto ayam, kari ayam, ayam bawang, dan bakso. Perkembangan terakhir menunjukkan bahwa bahan baku mi instan dapat didiversifikasi dari bahan selain?terigu. Bahan baku potensial lainnya yaitu jagung, umbi-umbian, dan sayur-sayuran.
Kelemahan dari konsumsi mi instan adalah kandungan natriumnya yang tinggi. Natrium yang terkandung dalam mi instan berasal dari garam (NaCl) dan bahan pengembangnya. Bahan pengembang yang umum digunakan adalah natrium tripolifosfat, mencapai 1% dari bobot total mi instan per takaran saji. Natrium memiliki efek yang kurang menguntungkan bagi penderita maag dan hipertensi. Bagi penderita maag, kandungan natrium yang tinggi akan menetralkan lambung, sehingga lambung akan mensekresi asam yang lebih banyak untuk mencerna makanan. Keadaan asam lambung yang tinggi akan berakibat pada pengikisan dinding lambung dan menyebabkan rasa perih. Sedangkan bagi penderita hipertensi, natrium akan?meningkatkan tekanan darah karena ketidakseimbangan antara natrium dan kalium (Na dan K) di dalam darah dan jaringan.
?
Kelemahan lain mi instan adalah tidak dapat dikonsumsi oleh penderita autisme. Hal tersebut disebabkan karena mi instan mengandung gluten, substansi yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita autisme.
Sejarah mi instan bermula di?Jepang pada Perang Dunia II. Tujuan pembuatan mi instan pada jaman itu adalah untuk memenuhi kebutuhan logistik perang. Syarat ransum perang adalah segala jenis makanan yang praktis, tahan lama, dan mudah disiapkan.
?
Cara membuat mi instan sangat mudah dan praktis, yang dibutuhkan hanyalah air panas saja. Untuk jenis mi instan dalam cup (cup noodle), hanya tinggal dituangi air panas saja, sedangkan untuk jenis mi instan biasa diperlukan perebusan dalam air mendidih untuk mematangkannya. Apa pun jenisnya, kelezatan mi instan dapat langsung dirasakan hanya dalam hitungan beberapa menit saja.
Mi instan belum dapat dianggap sebagai makanan penuh (wholesome food) karena belum mencukupi kebutuhan gizi yang seimbang bagi tubuh. Mi yang terbuat dari terigu mengandung karbohidrat dalam jumlah besar, tetapi kandungan protein, vitamin, dan mineralnya hanya sedikit. Pemenuhan kebutuhan gizi mi instan?dapat diperoleh jika ada penambahan sayuran dan sumber protein. Jenis sayuran yang dapat ditambahkan adalah wortel, sawi, tomat, kol, atau tauge. Sumber proteinnya dapat berupa telur, daging, ikan, tempe, atau tahu.
Satu takaran saji mi instan yang berjumlah 80 gram dapat menyumbangkan energi sebesar 400 kkal, yaitu sekitar 20% dari total kebutuhan energi harian (2.000 kkal). Energi yang disumbangkan dari minyak berjumlah sekitar 170-200 kkal. Hal lain yang?kurang disadari adalah kandungan minyak dalam mi instan yang dapat mencapai 30% dari bobot kering. Hal tersebut perlu diwaspadai bagi penderita obesitas atau mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
?
Salah satu kelebihan dari mi instan adalah keragaman rasa yang ditawarkan dari produsen. Keragaman rasa ditimbulkan oleh jenis bumbu yang ditambahkan. Rasa mi instan konvensional yang banyak dijumpai adalah soto ayam, kari ayam, ayam bawang, dan bakso. Perkembangan terakhir menunjukkan bahwa bahan baku mi instan dapat didiversifikasi dari bahan selain?terigu. Bahan baku potensial lainnya yaitu jagung, umbi-umbian, dan sayur-sayuran.
Kelemahan dari konsumsi mi instan adalah kandungan natriumnya yang tinggi. Natrium yang terkandung dalam mi instan berasal dari garam (NaCl) dan bahan pengembangnya. Bahan pengembang yang umum digunakan adalah natrium tripolifosfat, mencapai 1% dari bobot total mi instan per takaran saji. Natrium memiliki efek yang kurang menguntungkan bagi penderita maag dan hipertensi. Bagi penderita maag, kandungan natrium yang tinggi akan menetralkan lambung, sehingga lambung akan mensekresi asam yang lebih banyak untuk mencerna makanan. Keadaan asam lambung yang tinggi akan berakibat pada pengikisan dinding lambung dan menyebabkan rasa perih. Sedangkan bagi penderita hipertensi, natrium akan?meningkatkan tekanan darah karena ketidakseimbangan antara natrium dan kalium (Na dan K) di dalam darah dan jaringan.
?
Kelemahan lain mi instan adalah tidak dapat dikonsumsi oleh penderita autisme. Hal tersebut disebabkan karena mi instan mengandung gluten, substansi yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita autisme.
Mitos Sehat Tentang Makanan
Apakah gula menyebabkan diabetes?
Jika Anda diabetesi, Anda perlu memperhatikan asupan gula dan karbohidrat untuk menjaga kadar gula dalam darah. Namun bila Anda bukan diabetesi, asupan gula tidak akan menyebabkan diabetes. Yang benar adalah diet tinggi kalori (termasuk banyak konsumsi makanan dan minuman manis), kegemukan, dan tidak pernah olahraga adalah faktor risiko utama penyebab penyakit diabetes tipe 2.
Benarkah semua lemak bersifat buruk?
Kita semua membutuhkan lemak karena lemak membantu penyerapan vitamin A, D, E, K, transmisi saraf, dan menjaga integritas membran sel. Namun jika?konsumsinya berlebihan, maka lemak dapat menyebabkan peningkatan berat badan, penyakit jantung, dan kanker. Tidak semua lemak bersifat buruk. Pilihlah lemak yang baik, yaitu lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda dalam pola makan sehari-hari. Lemak tak jenuh biasanya terdapat pada ikan dan kacang-kacangan.
Dapatkah kolesterol turun dengan pantang makan seafood?
Kuncinya adalah konsumsi dalam jumlah yang wajar karena seafood memang mengandung kolesterol. Kadar kolesterol dalam tubuh sebagian besar dipengaruhi oleh lemak jenuh dan trans fatty acid. Keduanya terdapat dalam daging merah dan makanan kemasan olahan. Trans fatty acid terdapat di snack kemasan, gorengan, atau margarin yang berisi minyak hydrogenated.
Adakah bukti berat badan cepat turun karena menghindari karbohidrat?
Perlu diketahui, diet rendah karbohidrat adalah karbohidrat mempercepat produksi insulin yang akhirnya akan menambah berat badan. Namun, membatasi asupannya secara berlebihan akan membuat tubuh kekurangan karbohidrat, sehingga tubuh akan membakar cadangan karbohidrat untuk energi dengan melepaskan air. Itulah sebabnya Anda akan kehilangan banyak air ketika diet rendah karbohidrat.
Betulkah tidak makan malam dapat membantu menurunkan berat badan?
Banyak orang berpikir, makan lebih sedikit berarti mempercepat penurunan berat badan. Padahal ketika makan, tubuh berpikir kita sedang kelaparan dan karenanya tubuh akan memperlambat proses metabolisme. Kita pun cenderung makan dalam jumlah banyak sesudah melewati waktu makan. Karena itu, sebaiknya jangan lewatkan waktu makan. Cara yang sehat adalah makan sering tetapi dalam porsi yang kecil agar gula darah tetap seimbang.
Apakah daging merah tidak baik untuk kesehatan?
Memang benar daging merah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung karena kandungan lemak jenuhnya. Padahal, daging putih juga mengandung lemak jenuh. Satu porsi daging sapi sirloin atau babi tenderloin mengandung lemak jenuh lebih sedikit dibandingkan paha ayam dengan kulit, jadi jangan makan daging ayam dengan kulitnya. Pilihlah daging sapi tanpa lemak agar tidak menambah kandungan lemak jenuh di dalam tubuh.
Jika Anda diabetesi, Anda perlu memperhatikan asupan gula dan karbohidrat untuk menjaga kadar gula dalam darah. Namun bila Anda bukan diabetesi, asupan gula tidak akan menyebabkan diabetes. Yang benar adalah diet tinggi kalori (termasuk banyak konsumsi makanan dan minuman manis), kegemukan, dan tidak pernah olahraga adalah faktor risiko utama penyebab penyakit diabetes tipe 2.
Benarkah semua lemak bersifat buruk?
Kita semua membutuhkan lemak karena lemak membantu penyerapan vitamin A, D, E, K, transmisi saraf, dan menjaga integritas membran sel. Namun jika?konsumsinya berlebihan, maka lemak dapat menyebabkan peningkatan berat badan, penyakit jantung, dan kanker. Tidak semua lemak bersifat buruk. Pilihlah lemak yang baik, yaitu lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda dalam pola makan sehari-hari. Lemak tak jenuh biasanya terdapat pada ikan dan kacang-kacangan.
Dapatkah kolesterol turun dengan pantang makan seafood?
Kuncinya adalah konsumsi dalam jumlah yang wajar karena seafood memang mengandung kolesterol. Kadar kolesterol dalam tubuh sebagian besar dipengaruhi oleh lemak jenuh dan trans fatty acid. Keduanya terdapat dalam daging merah dan makanan kemasan olahan. Trans fatty acid terdapat di snack kemasan, gorengan, atau margarin yang berisi minyak hydrogenated.
Adakah bukti berat badan cepat turun karena menghindari karbohidrat?
Perlu diketahui, diet rendah karbohidrat adalah karbohidrat mempercepat produksi insulin yang akhirnya akan menambah berat badan. Namun, membatasi asupannya secara berlebihan akan membuat tubuh kekurangan karbohidrat, sehingga tubuh akan membakar cadangan karbohidrat untuk energi dengan melepaskan air. Itulah sebabnya Anda akan kehilangan banyak air ketika diet rendah karbohidrat.
Betulkah tidak makan malam dapat membantu menurunkan berat badan?
Banyak orang berpikir, makan lebih sedikit berarti mempercepat penurunan berat badan. Padahal ketika makan, tubuh berpikir kita sedang kelaparan dan karenanya tubuh akan memperlambat proses metabolisme. Kita pun cenderung makan dalam jumlah banyak sesudah melewati waktu makan. Karena itu, sebaiknya jangan lewatkan waktu makan. Cara yang sehat adalah makan sering tetapi dalam porsi yang kecil agar gula darah tetap seimbang.
Apakah daging merah tidak baik untuk kesehatan?
Memang benar daging merah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung karena kandungan lemak jenuhnya. Padahal, daging putih juga mengandung lemak jenuh. Satu porsi daging sapi sirloin atau babi tenderloin mengandung lemak jenuh lebih sedikit dibandingkan paha ayam dengan kulit, jadi jangan makan daging ayam dengan kulitnya. Pilihlah daging sapi tanpa lemak agar tidak menambah kandungan lemak jenuh di dalam tubuh.
Diare?? Coba deh Makan Coklat
Sebuah unsur kimia dalam biji coklat dapat membatasi pembentukan cairan saat diare, demikian hasil sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Nutrition.
Sejarah mencatat bahwa pemakaian coklat untuk mengatasi diare telah ada sejak abad 16. Nenek moyang dari Amerika Selatan dan Eropa yang tercatat melakukan hal tersebut. Tapi sejauh ini, tidak ada yang tahu secara pasti mengapa biji coklat dapat digunakan untuk itu.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Children's Hospital & Research Center Oakland dan Heinrich Heine University di Jerman untuk pertama kalinya menemukan bahwa suatu kandungan kimiawi dalam coklat yang dikenal dengan istilah flavonoid merupakan penyebab mengapa coklat dapat digunakan sebagai suplemen alami dalam membantu mengatasi diare.
Para peneliti mendapatkan bahwa flavonoid dari coklat dapat berikatan sekaligus menghambat sebuah protein usus yang disebut CFTR. CFTR ini merupakan protein yang mengatur sekresi cairan di usus halus. Dengan terhambatnya CFTR, kehilangan cairan secara berlebihan dapat dicegah.
Penelitian ini diharapkan dapat membawa kearah penemuan obat alami yang murah dan aman dalam membantu mengatasi diare.
Sejarah mencatat bahwa pemakaian coklat untuk mengatasi diare telah ada sejak abad 16. Nenek moyang dari Amerika Selatan dan Eropa yang tercatat melakukan hal tersebut. Tapi sejauh ini, tidak ada yang tahu secara pasti mengapa biji coklat dapat digunakan untuk itu.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Children's Hospital & Research Center Oakland dan Heinrich Heine University di Jerman untuk pertama kalinya menemukan bahwa suatu kandungan kimiawi dalam coklat yang dikenal dengan istilah flavonoid merupakan penyebab mengapa coklat dapat digunakan sebagai suplemen alami dalam membantu mengatasi diare.
Para peneliti mendapatkan bahwa flavonoid dari coklat dapat berikatan sekaligus menghambat sebuah protein usus yang disebut CFTR. CFTR ini merupakan protein yang mengatur sekresi cairan di usus halus. Dengan terhambatnya CFTR, kehilangan cairan secara berlebihan dapat dicegah.
Penelitian ini diharapkan dapat membawa kearah penemuan obat alami yang murah dan aman dalam membantu mengatasi diare.
Alergi Tidak Kurangi Kesuburan Wanita
Wanita penderita asma, hay fever, atau dermatitis alergi diketahui tidak kurang subur jika dibandingkan wanita yang tidak menderita alergi, bahkan mereka mungkin lebih cenderung dapat memperoleh keturunan.
Hal ini merupakan sebuah penemuan yang penting bagi wanita penderita alergi dan para dokter. Penelitian tersebut dilakukan oleh para peneliti dari University of Nottingham dan hasilnya dilaporkan dalam American Journal of Epidemiology.
Peneliti mencatat selama ini telah diketahui bahwa anak kedua dan seterusnya memiliki risiko yang lebih rendah terhadap asma atau penyakit alergi lainnya. Salah satu penjelasan mengenai hal itu adalah bahwa wanita yang memiliki penyakit alergi mungkin kurang subur sehingga jarang yang mempunyai banyak anak.
Untuk meneliti tentang hal tersebut, para peneliti melakukan penelitian dengan membandingkan angka kesuburan pada 491.516 orang wanita berusia 15-44 tahun, selama kurun waktu 10 tahun. Sebanyak 13% responden menderita asma, 14% menderita dermatitis alergika (eksim), dan 12% menderita hay fever. Sedangkan 6% mempunyai dua gejala dan 1% menderita ketiganya.
Para peneliti tidak menemukan perbedaan yang bermakna antara wanita penderita asma maupun yang tidak menderita asma, walaupun penderita asma yang berusia 20-an bahkan sedikit lebih subur dibandingkan yang lainnya.
Para peneliti juga tidak mengetahui bagaimana alergi dapat meningkatkan kesuburan, diduga akibat adanya keseimbangan sel-sel tertentu dalam sistem imun yang terdapat pada keadaan alergi sehingga memicu konsepsi.
Hasil penelitian tersebut memperkuat bukti bahwa angka kesuburan wanita penderita asma, eksim, atau hay fever tidak kurang baik dibandingkan dengan populasi umum lainnya.
Sumber : American Journal of Epidemiology, May 2007
Hal ini merupakan sebuah penemuan yang penting bagi wanita penderita alergi dan para dokter. Penelitian tersebut dilakukan oleh para peneliti dari University of Nottingham dan hasilnya dilaporkan dalam American Journal of Epidemiology.
Peneliti mencatat selama ini telah diketahui bahwa anak kedua dan seterusnya memiliki risiko yang lebih rendah terhadap asma atau penyakit alergi lainnya. Salah satu penjelasan mengenai hal itu adalah bahwa wanita yang memiliki penyakit alergi mungkin kurang subur sehingga jarang yang mempunyai banyak anak.
Untuk meneliti tentang hal tersebut, para peneliti melakukan penelitian dengan membandingkan angka kesuburan pada 491.516 orang wanita berusia 15-44 tahun, selama kurun waktu 10 tahun. Sebanyak 13% responden menderita asma, 14% menderita dermatitis alergika (eksim), dan 12% menderita hay fever. Sedangkan 6% mempunyai dua gejala dan 1% menderita ketiganya.
Para peneliti tidak menemukan perbedaan yang bermakna antara wanita penderita asma maupun yang tidak menderita asma, walaupun penderita asma yang berusia 20-an bahkan sedikit lebih subur dibandingkan yang lainnya.
Para peneliti juga tidak mengetahui bagaimana alergi dapat meningkatkan kesuburan, diduga akibat adanya keseimbangan sel-sel tertentu dalam sistem imun yang terdapat pada keadaan alergi sehingga memicu konsepsi.
Hasil penelitian tersebut memperkuat bukti bahwa angka kesuburan wanita penderita asma, eksim, atau hay fever tidak kurang baik dibandingkan dengan populasi umum lainnya.
Sumber : American Journal of Epidemiology, May 2007
Berbagai Manfaat Kacang Hijau...
Kacang hijau atau Phaseolus aureus berasal dari famili Leguminoseae alias polong-polongan. Sebagai makanan, tanaman tersebut dapat menghasilkan berbagai masakan, mulai dari aneka panganan kecil, bubur, sampai kolak. Selain rasanya yang gurih dan lezat, kacang hijau dan kecambahnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Nutrisi penting
Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh sehingga aman dikonsumsi oleh mereka yang memiliki masalah kelebihan berat badan.
Protein tinggi
Kacang hijau mengandung protein tinggi, sebanyak 24%. Dalam menu masyarakat sehari-hari, kacang-kacangan adalah alternatif sumber protein nabati terbaik. Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan mengonsumsi kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat. Pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut memerlukan gizi yang baik terutama protein dan karena kacang hijau kaya akan protein, maka keinginan untuk mempunyai bayi berambut tebal akan terwujud.
Kalsium dan fosfor
Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang.
Lemak rendah
Sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah tengik. Lemak kacang hijau tersusun dari 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Vitamin B1 (tiamin)
Untuk pertumbuhan. Awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri, selanjutnya dibuktikan bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Defisiensi vitamin B1 dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan. Dengan meningkatkan asupan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B1, seperti kacang hijau, hambatan pada pertumbuhan tubuh dapat diperbaiki.
Meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan
Secara tidak langsung, peran tersebut sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan sehingga kemungkinan besar makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.
Sumber energi
Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah karbohidrat.
Memaksimalkan kerja syaraf
Tanda-tanda awal mereka yang kekurangan vitamin B1 adalah penurunan kerja syaraf. Kegiatan syaraf terganggu karena oksidasi karbohidrat terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal itu mirip dengan tanda-tanda orang sedang stres.
Vitamin B2 (riboflavin)
Membantu penyerapan protein di dalam tubuh . Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien.
Tidak kalah dengan kacangnya, kecambah kacang hijau juga memiliki manfaat antara lain:
Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker.
Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan.
Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan. karena bersifat alkalis (basa).
Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh.
Nutrisi penting
Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh sehingga aman dikonsumsi oleh mereka yang memiliki masalah kelebihan berat badan.
Protein tinggi
Kacang hijau mengandung protein tinggi, sebanyak 24%. Dalam menu masyarakat sehari-hari, kacang-kacangan adalah alternatif sumber protein nabati terbaik. Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan mengonsumsi kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat. Pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut memerlukan gizi yang baik terutama protein dan karena kacang hijau kaya akan protein, maka keinginan untuk mempunyai bayi berambut tebal akan terwujud.
Kalsium dan fosfor
Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang.
Lemak rendah
Sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah tengik. Lemak kacang hijau tersusun dari 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Vitamin B1 (tiamin)
Untuk pertumbuhan. Awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri, selanjutnya dibuktikan bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Defisiensi vitamin B1 dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan. Dengan meningkatkan asupan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B1, seperti kacang hijau, hambatan pada pertumbuhan tubuh dapat diperbaiki.
Meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan
Secara tidak langsung, peran tersebut sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan sehingga kemungkinan besar makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.
Sumber energi
Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah karbohidrat.
Memaksimalkan kerja syaraf
Tanda-tanda awal mereka yang kekurangan vitamin B1 adalah penurunan kerja syaraf. Kegiatan syaraf terganggu karena oksidasi karbohidrat terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal itu mirip dengan tanda-tanda orang sedang stres.
Vitamin B2 (riboflavin)
Membantu penyerapan protein di dalam tubuh . Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien.
Tidak kalah dengan kacangnya, kecambah kacang hijau juga memiliki manfaat antara lain:
Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker.
Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan.
Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan. karena bersifat alkalis (basa).
Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh.
Lemak Tetap Diperlukan Tubuh
Fungsi lemak umumnya yaitu sebagai sumber energi, bahan baku hormon, membantu transport vitamin yang larut lemak, sebagai bahan insulasi terhadap perubahan suhu, serta pelindung organ-organ tubuh bagian dalam.
Sebuah penelitian pernah melaporkan bahwa hewan-hewan percobaan yang tidak mendapatkan jumlah lemak yang cukup dalam makanannya akan mengalami hambatan pertumbuhan, bahkan ada yang berhenti tumbuh dan akhirnya mati. Kurangnya lemak dalam makanan juga akan menyebabkan kulit menjadi kering dan bersisik.
Dalam saluran pencernaan, lemak dan minyak akan lebih lama berada di dalam lambung dibandingkan dengan karbohidrat dan protein, demikian juga proses penyerapan lemak yang lebih lambat dibandingkan unsur lainnya. Oleh karena itu, makanan yang mengandung lemak mampu memberikan rasa kenyang yang lebih lama dibandingkan makanan yang kurang atau tidak mengandung lemak.
Salah satu fungsi lemak memang untuk mensuplai sejumlah energi, dimana satu gram lemak mengandung 9 kalori, sedangkan 1 gram karbohidrat hanya mengandung 4 kalori. Fungsi lain dari lemak adalah untuk membantu absorbsi vitamin yang larut dalam lemak. Selain itu, lemak juga merupakan sumber asam-asam lemak esensial yang tidak dapat dihasilkan tubuh dan harus disuplai dari makanan. Fungsi lemak sebagai bahan baku hormon juga sangat berpengaruh terhadap proses fisiologis di dalam tubuh, contohnya yaitu pembuatan hormon seks.
Lemak tubuh dalam jaringan lemak (jaringan adipose) mempunyai fungsi sebagai insulator untuk membantu tubuh mempertahankan temperaturnya, sedangkan pada wanita dapat memberikan kontur khas feminim seperti jaringan lemak di bagian bokong dan dada. Selain itu, lemak tubuh dalam jaringan lemak juga berperan sebagai bantalan yang melindungi organ-organ seperti bola mata, ginjal, dan organ lainnya.
Sedangkan fungsi lemak dalam makanan yaitu dapat memberikan rasa gurih, memberikan kualitas renyah (terutama pada makanan yang digoreng), serta memberikan sifat empuk pada kue. Lemak yang terdapat dalam bahan makanan sekitar 90%nya merupakan lemak dalam bentuk trigliserida, sedangkan sisanya 10% adalah dalam bentuk kolesterol dan fosfolipid.
Lemak yang berasal dari produk hewani umumnya mengandung sejumlah besar asam lemak jenuh. Sebaliknya produk makanan nabati, kecuali minyak kelapa, mengandung sejumlah besar asam lemak tidak jenuh berantai panjang. Perlu diketahui, semakin banyak lemak jenuh yang kita konsumsi, maka akan semakin tinggi pula kadar kolesterol dalam darah kita.
Sebuah penelitian pernah melaporkan bahwa hewan-hewan percobaan yang tidak mendapatkan jumlah lemak yang cukup dalam makanannya akan mengalami hambatan pertumbuhan, bahkan ada yang berhenti tumbuh dan akhirnya mati. Kurangnya lemak dalam makanan juga akan menyebabkan kulit menjadi kering dan bersisik.
Dalam saluran pencernaan, lemak dan minyak akan lebih lama berada di dalam lambung dibandingkan dengan karbohidrat dan protein, demikian juga proses penyerapan lemak yang lebih lambat dibandingkan unsur lainnya. Oleh karena itu, makanan yang mengandung lemak mampu memberikan rasa kenyang yang lebih lama dibandingkan makanan yang kurang atau tidak mengandung lemak.
Salah satu fungsi lemak memang untuk mensuplai sejumlah energi, dimana satu gram lemak mengandung 9 kalori, sedangkan 1 gram karbohidrat hanya mengandung 4 kalori. Fungsi lain dari lemak adalah untuk membantu absorbsi vitamin yang larut dalam lemak. Selain itu, lemak juga merupakan sumber asam-asam lemak esensial yang tidak dapat dihasilkan tubuh dan harus disuplai dari makanan. Fungsi lemak sebagai bahan baku hormon juga sangat berpengaruh terhadap proses fisiologis di dalam tubuh, contohnya yaitu pembuatan hormon seks.
Lemak tubuh dalam jaringan lemak (jaringan adipose) mempunyai fungsi sebagai insulator untuk membantu tubuh mempertahankan temperaturnya, sedangkan pada wanita dapat memberikan kontur khas feminim seperti jaringan lemak di bagian bokong dan dada. Selain itu, lemak tubuh dalam jaringan lemak juga berperan sebagai bantalan yang melindungi organ-organ seperti bola mata, ginjal, dan organ lainnya.
Sedangkan fungsi lemak dalam makanan yaitu dapat memberikan rasa gurih, memberikan kualitas renyah (terutama pada makanan yang digoreng), serta memberikan sifat empuk pada kue. Lemak yang terdapat dalam bahan makanan sekitar 90%nya merupakan lemak dalam bentuk trigliserida, sedangkan sisanya 10% adalah dalam bentuk kolesterol dan fosfolipid.
Lemak yang berasal dari produk hewani umumnya mengandung sejumlah besar asam lemak jenuh. Sebaliknya produk makanan nabati, kecuali minyak kelapa, mengandung sejumlah besar asam lemak tidak jenuh berantai panjang. Perlu diketahui, semakin banyak lemak jenuh yang kita konsumsi, maka akan semakin tinggi pula kadar kolesterol dalam darah kita.
Cara Hidup Sehat
Sebenarnya cukup banyak cara untuk memperoleh hidup sehat. Tips kali ini akan mengungkapkan kebiasaan-kebiasaan kita setiap hari yang ternyata banyak manfaatnya bagi kesehatan. Semoga berguna!
Konsumsi agar-agar untuk kesehatan rambut dan kuku. Jelly atau agar-agar banyak mengandung bahan yang membuat kuku dan rambut menjadi sehat, serta juga baik untuk pencernaan.
Berdiri dengan posisi yang tegak akan membuat badan menjadi lebih baik. Latihan ringan dapat dilakukan dengan posisi punggung yang tegak dan perut masuk ke dalam.?
Masker untuk kulit berminyak dapat menggunakan potongan-potongan ketimun dan letakkan menutupi muka, serta biarkan 10 menit. Kebiasaan tersebut diduga bisa mengurangi kadar minyak pada kulit muka.
Pasta gigi bisa membuat?kuku menjadi putih. Pasta gigi ternyata tidak hanya membuat gigi menjadi putih, tapi juga kuku kita. Gosokkan kuku dengan pasta gigi yang mengandung pemutih, kemudian rendam dalam air yang diberi potongan lemon. Kuku yang sudah dipotong rapih pasti terlihat lebih putih bersinar.
Cara singkat rambut mengkilat. Sebelum selesai mandi, siram rambut?dengan air yang dingin. Selain segar, jika kebiasaan itu sering dilakukan akan membuat rambut bersinar alami.
Cara pakai pelembab yang tidak membuat keriput yaitu dengan selalu menggosokkan pelembab ke arah atas kulit wajah. Jika?menggosoknya ke arah bawah kulit wajah akan membuat wajah lebih cepat keriput.
Biasakan melakukan olahraga kecil setiap hari, meskipun hanya 10 menit. Aliran darah akan menjadi lancar dan olahraga juga akan membuat tubuh lebih sehat dan segar sepanjang hari. Jangan lupa untuk sering mengonsumsi?air putih.
Konsumsi agar-agar untuk kesehatan rambut dan kuku. Jelly atau agar-agar banyak mengandung bahan yang membuat kuku dan rambut menjadi sehat, serta juga baik untuk pencernaan.
Berdiri dengan posisi yang tegak akan membuat badan menjadi lebih baik. Latihan ringan dapat dilakukan dengan posisi punggung yang tegak dan perut masuk ke dalam.?
Masker untuk kulit berminyak dapat menggunakan potongan-potongan ketimun dan letakkan menutupi muka, serta biarkan 10 menit. Kebiasaan tersebut diduga bisa mengurangi kadar minyak pada kulit muka.
Pasta gigi bisa membuat?kuku menjadi putih. Pasta gigi ternyata tidak hanya membuat gigi menjadi putih, tapi juga kuku kita. Gosokkan kuku dengan pasta gigi yang mengandung pemutih, kemudian rendam dalam air yang diberi potongan lemon. Kuku yang sudah dipotong rapih pasti terlihat lebih putih bersinar.
Cara singkat rambut mengkilat. Sebelum selesai mandi, siram rambut?dengan air yang dingin. Selain segar, jika kebiasaan itu sering dilakukan akan membuat rambut bersinar alami.
Cara pakai pelembab yang tidak membuat keriput yaitu dengan selalu menggosokkan pelembab ke arah atas kulit wajah. Jika?menggosoknya ke arah bawah kulit wajah akan membuat wajah lebih cepat keriput.
Biasakan melakukan olahraga kecil setiap hari, meskipun hanya 10 menit. Aliran darah akan menjadi lancar dan olahraga juga akan membuat tubuh lebih sehat dan segar sepanjang hari. Jangan lupa untuk sering mengonsumsi?air putih.
Coklat & Kesehatan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen flavonoid memiliki efek yang menguntungkan pada sistem kardiovaskular, diantaranya menurunkan tingkat oksidasi kolesterol low density (LDL), mencegah agregasi platelet darah, dan menurunkan inflamasi pada respon imun tubuh.
memang memiliki kandungan lemak yang tinggi. Namun selain lemak, juga terdapat komponen lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa penelitian tentang coklat, terutama dark chocolate, menunjukkan bahwa coklat kaya akan antioksidan yang sangat penting bagi kesehatan. Kandungan antioksidan dalam dark chocolate adalah lebih tinggi dibandingkan teh hijau dan anggur merah. Coklat memiliki kandungan flavonoid dan asam galat yang tinggi sehingga dapat melindungi pembuluh darah, menyehatkan jantung, dan mencegah kanker. Flavonoid yang terdapat dalam coklat termasuk ke dalam golongan epikatekin.
Flavonoid yang terdapat pada coklat merupakan metabolit sekunder yang biasanya terdapat pada tanaman. Senyawa tersebut sangat terkenal dengan aktivitas antioksidannya dan berkontribusi terhadap rasa pahit khas coklat dan pigmen warna.
Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University California of San Fransisco menyatakan bahwa konsumsi dark chocolate yang kaya akan flavonoid dalam dosis yang kecil dapat melebarkan pembuluh darah. Flavonoid juga memiliki efek menguntungkan pada sistem kardiovaskular, yaitu menurunkan tingkat oksidasi LDL (Low Density Lipid), yang mengakibatkan akumulasi kolesterol pada pembuluh darah; mencegah agregasi platelet darah sehingga mengurangi risiko terbentuknya gumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan stroke; dan menurunkan inflammatory respon imun tubuh yang dapat menyebabkan atherosklerosis.
Coklat juga mengandung komponen alkaloid yang disebut dengan theobromin. Komponen itu termasuk ke dalam golongan methylxanthine, seperti halnya kafein. Namun, efek yang diberikannya sangat berbeda. Theobromin bersifat ringan dan memberikan efek stimulan yang lambat, sedangkan kafein bersifat kuat dan memberikan efek stimulan yang cepat.
Banyak orang takut mengonsumsi coklat karena sebagian besar komponennya adalah lemak, terutama lemak jenuh. Peningkatan konsumsi produk coklat diyakini menambah prevalensi obesitas yang berisiko menjadi serangan jantung. Sebenarnya hal tersebut berkaitan dengan perubahan pola hidup atau aktivitas dan konsumsi coklat itu sendiri. Selama konsumsi coklat tidak berlebihan dan tidak melewati batas yang telah direkomendasikan, kita tidak perlu khawatir untuk mengonsumsinya.
memang memiliki kandungan lemak yang tinggi. Namun selain lemak, juga terdapat komponen lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa penelitian tentang coklat, terutama dark chocolate, menunjukkan bahwa coklat kaya akan antioksidan yang sangat penting bagi kesehatan. Kandungan antioksidan dalam dark chocolate adalah lebih tinggi dibandingkan teh hijau dan anggur merah. Coklat memiliki kandungan flavonoid dan asam galat yang tinggi sehingga dapat melindungi pembuluh darah, menyehatkan jantung, dan mencegah kanker. Flavonoid yang terdapat dalam coklat termasuk ke dalam golongan epikatekin.
Flavonoid yang terdapat pada coklat merupakan metabolit sekunder yang biasanya terdapat pada tanaman. Senyawa tersebut sangat terkenal dengan aktivitas antioksidannya dan berkontribusi terhadap rasa pahit khas coklat dan pigmen warna.
Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University California of San Fransisco menyatakan bahwa konsumsi dark chocolate yang kaya akan flavonoid dalam dosis yang kecil dapat melebarkan pembuluh darah. Flavonoid juga memiliki efek menguntungkan pada sistem kardiovaskular, yaitu menurunkan tingkat oksidasi LDL (Low Density Lipid), yang mengakibatkan akumulasi kolesterol pada pembuluh darah; mencegah agregasi platelet darah sehingga mengurangi risiko terbentuknya gumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan stroke; dan menurunkan inflammatory respon imun tubuh yang dapat menyebabkan atherosklerosis.
Coklat juga mengandung komponen alkaloid yang disebut dengan theobromin. Komponen itu termasuk ke dalam golongan methylxanthine, seperti halnya kafein. Namun, efek yang diberikannya sangat berbeda. Theobromin bersifat ringan dan memberikan efek stimulan yang lambat, sedangkan kafein bersifat kuat dan memberikan efek stimulan yang cepat.
Banyak orang takut mengonsumsi coklat karena sebagian besar komponennya adalah lemak, terutama lemak jenuh. Peningkatan konsumsi produk coklat diyakini menambah prevalensi obesitas yang berisiko menjadi serangan jantung. Sebenarnya hal tersebut berkaitan dengan perubahan pola hidup atau aktivitas dan konsumsi coklat itu sendiri. Selama konsumsi coklat tidak berlebihan dan tidak melewati batas yang telah direkomendasikan, kita tidak perlu khawatir untuk mengonsumsinya.
Ngemil : Pola Makan Yang Ideal??
Beberapa penelitian memperkirakan bahwa konsumsi makanan berupa snack setiap hari merupakan pola makan yang ideal. Beberapa tahun ini, cukup banyak dokter dan ahli gizi yang memperdebatkan tentang?frekuensi konsumsi makanan yang dapat mempengaruhi berat badan. Namun, belum ada penjelasan tentang manakah yang lebih baik, apakah makan normal tiga kali sehari atau makan dengan jumlah kecil tapi frekuensinya lebih sering.
Konsumsi makanan yang tidak teratur diduga dapat?menyebabkan efek merugikan terhadap kesehatan, antara lain yaitu:
Mengurangi kecepatan pembakaran kalori, yang akan mempengaruhi peningkatan berat badan
Mengurangi sensitivitas insulin dan meningkatkan kadar insulin, yang akhirnya akan meningkatkan risiko diabetes
Meningkatkan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein)?yang dapat meningkatkan risiko gangguan jantung
Tingginya kecenderungan obesitas bagi mereka yang jarang sekali sarapan
Para peneliti menduga bahwa konsumsi makanan dalam jumlah kecil namun dengan frekuensi yang sering bersifat cukup baik untuk aktivitas fisik dibandingkan dengan menghindari konsumsi sarapan harian atau makan dalam jumlah yang besar di siang hari.
Konsumsi makanan dengan pola yang teratur juga berpengaruh terhadap tingkat energi yang lebih tinggi dan peningkatan kemampuan daya ingat. Konsumsi makanan di pagi hari dan kebiasaan sering mengemil dalam jumlah yang cukup akan memberikan kita energi dan juga mempermudah konsentrasi.
Konsumsi snack sebaiknya harus memiliki nilai gizi. Setiap orang dengan tubuh yang berbeda pasti membutuhkan energi serta nutrisi yang berbeda pula. Jika kita ingin mengonsumsi snack, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita. Perlu diketahui, kapanpun dan dimanapun kita mengonsumsi makanan, total kalori yang dikonsumsi sangat berpengaruh terhadap kestabilan berat badan.
Konsumsi makanan yang tidak teratur diduga dapat?menyebabkan efek merugikan terhadap kesehatan, antara lain yaitu:
Mengurangi kecepatan pembakaran kalori, yang akan mempengaruhi peningkatan berat badan
Mengurangi sensitivitas insulin dan meningkatkan kadar insulin, yang akhirnya akan meningkatkan risiko diabetes
Meningkatkan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein)?yang dapat meningkatkan risiko gangguan jantung
Tingginya kecenderungan obesitas bagi mereka yang jarang sekali sarapan
Para peneliti menduga bahwa konsumsi makanan dalam jumlah kecil namun dengan frekuensi yang sering bersifat cukup baik untuk aktivitas fisik dibandingkan dengan menghindari konsumsi sarapan harian atau makan dalam jumlah yang besar di siang hari.
Konsumsi makanan dengan pola yang teratur juga berpengaruh terhadap tingkat energi yang lebih tinggi dan peningkatan kemampuan daya ingat. Konsumsi makanan di pagi hari dan kebiasaan sering mengemil dalam jumlah yang cukup akan memberikan kita energi dan juga mempermudah konsentrasi.
Konsumsi snack sebaiknya harus memiliki nilai gizi. Setiap orang dengan tubuh yang berbeda pasti membutuhkan energi serta nutrisi yang berbeda pula. Jika kita ingin mengonsumsi snack, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita. Perlu diketahui, kapanpun dan dimanapun kita mengonsumsi makanan, total kalori yang dikonsumsi sangat berpengaruh terhadap kestabilan berat badan.
Apakah Anda Obesitas?
adalah kelebihan berat badan sebagai akibat adanya penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Setiap orang sebenarnya memerlukan sejumlah lemak bagi tubuhnya untuk menyimpan energi, sebagai penyekat panas, dan untuk berbagai fungsi lainnya. Umumnya wanita memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan pria. Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan adalah 25-30% pada wanita dan 18-23% pada pria. Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 30% dan pria dengan lemak tubuh lebih dari 25% dianggap mengalami obesitas.
Obesitas itu sendiri digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu:
obesitas ringan : kelebihan berat badan 20-40%
obesitas sedang : kelebihan berat badan 41-100%
obesitas berat : kelebihan berat badan lebih dari 100%
obesitas berat ditemukan sebanyak 5% di antara orang-orang yang gemuk
Selain jumlah lemak yang ditimbun, perlu juga diketahui lokasi penimbunan lemak dalam tubuh. Pola penyebaran lemak tubuh pada pria dan wanita adalah berbeda. Wanita cenderung menimbun lemaknya di pinggul dan bokong sehingga memberi gambaran seperti bentuk buah pir, sedangkan pada pria biasanya lemak ditimbun di sekitar perut sehingga memberi gambaran seperti bentuk buah apel.
Seseorang yang lemaknya banyak tertimbun di perut mungkin akan lebih mudah mengalami berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan obesitas karena mereka memiliki faktor risiko yang lebih tinggi. Perlu diketahui, gambaran bentuk buah pir adalah lebih baik jika dibandingkan dengan bentuk buah apel.
Obesitas itu sendiri digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu:
obesitas ringan : kelebihan berat badan 20-40%
obesitas sedang : kelebihan berat badan 41-100%
obesitas berat : kelebihan berat badan lebih dari 100%
obesitas berat ditemukan sebanyak 5% di antara orang-orang yang gemuk
Selain jumlah lemak yang ditimbun, perlu juga diketahui lokasi penimbunan lemak dalam tubuh. Pola penyebaran lemak tubuh pada pria dan wanita adalah berbeda. Wanita cenderung menimbun lemaknya di pinggul dan bokong sehingga memberi gambaran seperti bentuk buah pir, sedangkan pada pria biasanya lemak ditimbun di sekitar perut sehingga memberi gambaran seperti bentuk buah apel.
Seseorang yang lemaknya banyak tertimbun di perut mungkin akan lebih mudah mengalami berbagai masalah kesehatan yang berhubungan dengan obesitas karena mereka memiliki faktor risiko yang lebih tinggi. Perlu diketahui, gambaran bentuk buah pir adalah lebih baik jika dibandingkan dengan bentuk buah apel.
Biasakan Sarapan Jika Ingin Tetap Langsing!
“Breakfast is the most important meal of the day”. Itu kata bijak yang sangat benar. Sarapan memang membantu mengendalikan masalah kenaikan berat badan dan kegemukan bagi setiap orang. Sejumlah studi menunjukkan, kebanyakan orang sukses mempertahankan berat badan hanya dengan membiasakan sarapan setiap harinya.
Makanan yang Anda pilih sebagai sarapan membuat perbedaan cukup besar bagi kesehatan tubuh. Banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan saat sarapan, misalnya, dapat menurunkan risiko kanker.
Setelah berpuasa sepanjang malam, sarapan akan membantu memulihkan energi yang hilang selama tidur. Jika Anda memilih makanan yang menyehatkan, makanan yang lambat dibakar, seperti buah dan kacang-kacangan, Anda akan dapat mengendalikan rasa lapar hingga jam makan siang datang. Dampak positif lainnya adalah Anda juga dapat menghindari makan yang berlebihan saat jam makan siang berdentang.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa orang yang lebih suka mengabaikan sarapan dan membayarnya sekaligus pas makan siang, biasanya justru tidak sehat. Kenapa? Perut kosong kadang 'memaksa' orang untuk mengonsumsi makanan berkadar lemak dan berkalori tinggi.
Apalagi keuntungan sarapan? Menurut The American Institute for Cancer Research, membiasakan diri untuk sarapan dapat meningkatkan metabolisme atau laju pembakaran kalori. Akibatnya, tubuh akan lebih berenergi dan mengendalikan berat badan dengan lebih mudah.
Perhatikan makanan yang Anda makan saat sarapan, jangan asal kenyang saja. Mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi tidaklah disarankan. Kenapa? Tak lain makanan dan minuman mengandung kadar gula tinggi akan membuat energi melonjak sesaat kemudian anjlok ke level terendah. Akibatnya, Anda cepat lapar dan haus lagi, meskipun sudah sarapan.
Jadi sarapan apa yang menyehatkan? Pilihlah sereal dengan kandungan gula rendah dan buah segar. Mengonsumsi makanan tersebut akan memberi energi lebih lama bagi tubuh Anda. Pastikan bahwa sarapan Anda berefek baik bagi tubuh, bukan semata-mata hanya mengenyangkan saja.
Makanan yang Anda pilih sebagai sarapan membuat perbedaan cukup besar bagi kesehatan tubuh. Banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan saat sarapan, misalnya, dapat menurunkan risiko kanker.
Setelah berpuasa sepanjang malam, sarapan akan membantu memulihkan energi yang hilang selama tidur. Jika Anda memilih makanan yang menyehatkan, makanan yang lambat dibakar, seperti buah dan kacang-kacangan, Anda akan dapat mengendalikan rasa lapar hingga jam makan siang datang. Dampak positif lainnya adalah Anda juga dapat menghindari makan yang berlebihan saat jam makan siang berdentang.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa orang yang lebih suka mengabaikan sarapan dan membayarnya sekaligus pas makan siang, biasanya justru tidak sehat. Kenapa? Perut kosong kadang 'memaksa' orang untuk mengonsumsi makanan berkadar lemak dan berkalori tinggi.
Apalagi keuntungan sarapan? Menurut The American Institute for Cancer Research, membiasakan diri untuk sarapan dapat meningkatkan metabolisme atau laju pembakaran kalori. Akibatnya, tubuh akan lebih berenergi dan mengendalikan berat badan dengan lebih mudah.
Perhatikan makanan yang Anda makan saat sarapan, jangan asal kenyang saja. Mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi tidaklah disarankan. Kenapa? Tak lain makanan dan minuman mengandung kadar gula tinggi akan membuat energi melonjak sesaat kemudian anjlok ke level terendah. Akibatnya, Anda cepat lapar dan haus lagi, meskipun sudah sarapan.
Jadi sarapan apa yang menyehatkan? Pilihlah sereal dengan kandungan gula rendah dan buah segar. Mengonsumsi makanan tersebut akan memberi energi lebih lama bagi tubuh Anda. Pastikan bahwa sarapan Anda berefek baik bagi tubuh, bukan semata-mata hanya mengenyangkan saja.
Tips Menjalankan Diet
Tubuh yang langsing dan ideal merupakan idaman banyak orang, terutama wanita. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkannya termasuk diet yang ketat. Namun, bukan tubuh langsing yang diperoleh, melainkan sebaliknya atau badan menjadi lemas karena kurangnya asupan gizi yang seimbang.
Mengapa Anda makan?
Jangan menggunakan makanan sebagai reward bagi diri Anda sendiri. Pilihlah reward yang lain seperti buku baru, tiket bioskop, dan lain-lain.
Tidak menghabiskan makanan yang ada di piring keluarga atau saudara Anda hanya karena rasa sayang terhadap makanan tersebut. Buanglah dengan segera atau menyimpannya di tempat yang tidak terlihat dan rencanakan untuk menggunakannya pada waktu makan berikutnya.
Jangan biarkan makanan tergeletak atau terlihat bila itu akan menggoda Anda. Simpan makanan itu pada wadah yang tidak tembus pandang dan simpan pada tempat yang tidak terlihat, seperti di lemari atau di refregerator.
Jika ada beberapa makanan dan Anda mengingkannya, ”jangan pernah membelinya.
Apa yang Anda makan?
Perhatikan menu diet Anda, apakah sudah mendekati pola menu gizi yang seimbang ataukah dalam jangka waktu cukup lama Anda melakukan diet ketat yang hanya makan satu atau dua jenis makanan tertentu saja? Mungkin berat badan Anda akan menurun dengan cepat, tapi hal itu dapat berdampak terhadap kesehatan. Oleh sebab itu, “diet ketat “ perlu mendapat perhatian jika:
Tidak mengandung zat gizi yang seimbang, oleh sebab itu kurang sehat.
Dapat mencapai berat badan yang diinginkan tetapi tidak dalam waktu lama.
Tidak sesuai dengan pola makan keluarga sehingga Anda harus masak untuk Anda sendiri dan untuk keluarga.
Diet tersebut sering membuat Anda lapar.
Dimana Anda makan?
Buatlah beberapa perubahan kecil di sekitar ruang makan Anda, itu akan membantu Anda menghindari godaan untuk mengonsumsi makanan yang tidak Anda perlukan.
Pilih satu tempat makan yang spesifik di rumah (dan di tempat kerja). Misalnya meja makan yang diletakkan di tempat tertentu dan makan serta minum hanya di tempat itu saja.
Jangan makan dan minum di tempat lain (di dapur, di ruang keluarga, di kamar mandi, sambil berjalan, dan lain-lain).
Sebelum Anda duduk makan, aturlah ruangan tersebut dengan baik.
Ketika Anda makan, jangan biarkan makanan yang lain berada di atas meja.
Jangan menyimpan makanan seperti buah-buahan, kacang atau permen di ruangan dimana Anda makan.
Kapan Anda makan?
Cobalah untuk makan secara teratur 3 kali sehari.
Hindari untuk mencicipi makanan bila sedang menyiapkan dan memasak makanan.
Bila Anda sedang makan, jangan sambil membaca buku atau majalah, menonton TV atau berbicara di telpon.
Jika ingin berbelanja (shopping), jangan dalam keadaan perut lapar. Sebaiknya makanlah terlebih dahulu.
Bagaimana Anda makan?
Konsentrasilah pada makanan. Nikmati setiap sendok makanan.
Makanlah secara perlahan dan jangan tergesa-gesa. Masukan sendok ke dalam mulut bila mulut sudah kosong.
Gunakan piring kecil sebagai tempat makan Anda.
Taruh makanan sesuai dengan kebutuhan pada piring makan Anda, dan jangan menambah lagi.
Jika Anda harus sering kontak dengan makanan, minimalkan kontak tersebut, misalnya setelah membuat sandwich, simpan kembali semua makanan, bersihkan dan kemudian duduklah untuk makan sandwich tersebut.
Dengan siapa Anda makan?
Makan di luar sangatlah menyenangkan, tetapi janganlah makanan dijadikan sebagai alasan untuk sosialisasi dengan orang lain.
Cobalah untuk menikmati kegiatan sosial yang diadakan oleh kantor atau rekan Anda, tidak hanya sekedar untuk makan dan minum saja.
Rencanakan apa yang akan Anda makan.
Makanlah hanya apa yang telah Anda rencanakan. Jika Anda menolak makanan, katakan bahwa Anda sedang diet, maka teman Anda akan mengerti pola makan yang baru.
Pada saat pesta, janganlah berdiri atau duduk dekat makanan.
Ambilah sesuatu yang dapat anda minum (seperti: air mineral, air soda, minuman rendah kalori dan lain-lain).
Buah segar, biskuit tanpa cream, crackers atau salad sayuran bisa dijadikan alternatif snacks bagi Anda.
Semoga tips itu dapat membantu mengubah kebiasaan Anda ke arah kebiasaan makan yang lebih baik, diet dapat diterima, dapat menurunkan berat badan Anda serta mempertahankannya dan yang paling penting adalah Anda tetap sehat.
Mengapa Anda makan?
Jangan menggunakan makanan sebagai reward bagi diri Anda sendiri. Pilihlah reward yang lain seperti buku baru, tiket bioskop, dan lain-lain.
Tidak menghabiskan makanan yang ada di piring keluarga atau saudara Anda hanya karena rasa sayang terhadap makanan tersebut. Buanglah dengan segera atau menyimpannya di tempat yang tidak terlihat dan rencanakan untuk menggunakannya pada waktu makan berikutnya.
Jangan biarkan makanan tergeletak atau terlihat bila itu akan menggoda Anda. Simpan makanan itu pada wadah yang tidak tembus pandang dan simpan pada tempat yang tidak terlihat, seperti di lemari atau di refregerator.
Jika ada beberapa makanan dan Anda mengingkannya, ”jangan pernah membelinya.
Apa yang Anda makan?
Perhatikan menu diet Anda, apakah sudah mendekati pola menu gizi yang seimbang ataukah dalam jangka waktu cukup lama Anda melakukan diet ketat yang hanya makan satu atau dua jenis makanan tertentu saja? Mungkin berat badan Anda akan menurun dengan cepat, tapi hal itu dapat berdampak terhadap kesehatan. Oleh sebab itu, “diet ketat “ perlu mendapat perhatian jika:
Tidak mengandung zat gizi yang seimbang, oleh sebab itu kurang sehat.
Dapat mencapai berat badan yang diinginkan tetapi tidak dalam waktu lama.
Tidak sesuai dengan pola makan keluarga sehingga Anda harus masak untuk Anda sendiri dan untuk keluarga.
Diet tersebut sering membuat Anda lapar.
Dimana Anda makan?
Buatlah beberapa perubahan kecil di sekitar ruang makan Anda, itu akan membantu Anda menghindari godaan untuk mengonsumsi makanan yang tidak Anda perlukan.
Pilih satu tempat makan yang spesifik di rumah (dan di tempat kerja). Misalnya meja makan yang diletakkan di tempat tertentu dan makan serta minum hanya di tempat itu saja.
Jangan makan dan minum di tempat lain (di dapur, di ruang keluarga, di kamar mandi, sambil berjalan, dan lain-lain).
Sebelum Anda duduk makan, aturlah ruangan tersebut dengan baik.
Ketika Anda makan, jangan biarkan makanan yang lain berada di atas meja.
Jangan menyimpan makanan seperti buah-buahan, kacang atau permen di ruangan dimana Anda makan.
Kapan Anda makan?
Cobalah untuk makan secara teratur 3 kali sehari.
Hindari untuk mencicipi makanan bila sedang menyiapkan dan memasak makanan.
Bila Anda sedang makan, jangan sambil membaca buku atau majalah, menonton TV atau berbicara di telpon.
Jika ingin berbelanja (shopping), jangan dalam keadaan perut lapar. Sebaiknya makanlah terlebih dahulu.
Bagaimana Anda makan?
Konsentrasilah pada makanan. Nikmati setiap sendok makanan.
Makanlah secara perlahan dan jangan tergesa-gesa. Masukan sendok ke dalam mulut bila mulut sudah kosong.
Gunakan piring kecil sebagai tempat makan Anda.
Taruh makanan sesuai dengan kebutuhan pada piring makan Anda, dan jangan menambah lagi.
Jika Anda harus sering kontak dengan makanan, minimalkan kontak tersebut, misalnya setelah membuat sandwich, simpan kembali semua makanan, bersihkan dan kemudian duduklah untuk makan sandwich tersebut.
Dengan siapa Anda makan?
Makan di luar sangatlah menyenangkan, tetapi janganlah makanan dijadikan sebagai alasan untuk sosialisasi dengan orang lain.
Cobalah untuk menikmati kegiatan sosial yang diadakan oleh kantor atau rekan Anda, tidak hanya sekedar untuk makan dan minum saja.
Rencanakan apa yang akan Anda makan.
Makanlah hanya apa yang telah Anda rencanakan. Jika Anda menolak makanan, katakan bahwa Anda sedang diet, maka teman Anda akan mengerti pola makan yang baru.
Pada saat pesta, janganlah berdiri atau duduk dekat makanan.
Ambilah sesuatu yang dapat anda minum (seperti: air mineral, air soda, minuman rendah kalori dan lain-lain).
Buah segar, biskuit tanpa cream, crackers atau salad sayuran bisa dijadikan alternatif snacks bagi Anda.
Semoga tips itu dapat membantu mengubah kebiasaan Anda ke arah kebiasaan makan yang lebih baik, diet dapat diterima, dapat menurunkan berat badan Anda serta mempertahankannya dan yang paling penting adalah Anda tetap sehat.
Morning Sickness Kurangi Risiko Kanker Payudara
Kini ada kabar gembira bagi Anda yang tengah mengalami mual muntah di awal kehamilan atau disebut dengan gejala morning sickness. Menurut peneliti dari University Buffalo, AS, perempuan yang mengalami morning sickness selama kehamilan akan lebih rendah memiliki risiko terkena kanker payudara di kemudian hari.
Hasil penelitian yang menggembirakan itu telah dipublikasikan dalam pertemuan tahunan The Society for Epidemiologic Research. Para peneliti tersebut melakukan wawancara terhadap 1.001 perempuan berusia 35-79 tahun yang baru saja didiagnosa menderita kanker payudara. Sementara itu, sebanyak 1.917 perempuan lainnya menjadi responden dalam kelompok kontrol.
Dari beberapa gangguan kehamilan yang biasa dialami oleh ibu hamil, seperti tekanan darah tinggi, pre-eklamsia, bertambahnya berat badan hingga diabetes, ternyata tidak berpengaruh terhadap kejadian kanker payudara.
Sebaliknya dengan gejala morning sickness, seperti mual-mual, lemas, dan muntah, berkaitan dengan menurunnya risiko kanker payudara hingga 30%. Tingkat gejala dan lamanya seorang ibu hamil mengalami gejala morning sickness diduga akan semakin mengurangi risiko penyakit kanker tersebut.
Meskipun hasil ini merupakan kabar gembira bagi ibu hamil yang tengah mengalami morning sickness, namun tim peneliti mengingkatkan bahwa riset ini merupakan studi epidemiologi sehingga hasilnya tidak bisa diartikan secara berlebihan.
Sumber : Reuters
Hasil penelitian yang menggembirakan itu telah dipublikasikan dalam pertemuan tahunan The Society for Epidemiologic Research. Para peneliti tersebut melakukan wawancara terhadap 1.001 perempuan berusia 35-79 tahun yang baru saja didiagnosa menderita kanker payudara. Sementara itu, sebanyak 1.917 perempuan lainnya menjadi responden dalam kelompok kontrol.
Dari beberapa gangguan kehamilan yang biasa dialami oleh ibu hamil, seperti tekanan darah tinggi, pre-eklamsia, bertambahnya berat badan hingga diabetes, ternyata tidak berpengaruh terhadap kejadian kanker payudara.
Sebaliknya dengan gejala morning sickness, seperti mual-mual, lemas, dan muntah, berkaitan dengan menurunnya risiko kanker payudara hingga 30%. Tingkat gejala dan lamanya seorang ibu hamil mengalami gejala morning sickness diduga akan semakin mengurangi risiko penyakit kanker tersebut.
Meskipun hasil ini merupakan kabar gembira bagi ibu hamil yang tengah mengalami morning sickness, namun tim peneliti mengingkatkan bahwa riset ini merupakan studi epidemiologi sehingga hasilnya tidak bisa diartikan secara berlebihan.
Sumber : Reuters
Susu non Lemak Bantu Pembentukan Otot
Anda ingin membentuk tubuh yang sangat berotot? Cobalah untuk meminum susu tanpa lemak setelah latihan beban. Menurut studi terbaru, susu tanpa lemak mampu meningkatkan massa otot atlet angkat besi hingga dua kali lipat dibandingkan dengan susu kedelai.
Selain itu, susu juga lebih murah dibandingkan jika kita harus mengonsumsi suplemen khusus pembentuk otot yang biasa dikonsumsi oleh para atlet angkat besi.
Dalam riset terbaru, tim peneliti menggunakan susu bubuk tanpa lemak yang dapat dijumpai di berbagai supermarket. Berdasarkan kalkulasi yang dibuat, satu ons susu bisa menghemat biaya hingga 20 kali dibandingkan jika kita harus membeli suplemen protein.
Selama ini diketahui bahwa mengonsumsi protein setelah latihan beban efektif untuk membentuk massa otot, namun belum jelas benar apakah satu jenis protein akan lebih efektif dibandingkan protein dari sumber lainnya.
Protein yang cepat dicerna, seperti kedelai dan gandum, akan menyebabkan kadar asam amino dalam darah menjadi banyak, akibatnya protein ini akan membuat otot menjadi besar. Sedangkan protein yang lama dicerna, seperti kasein dalam susu, juga meningkatkan kadar asam amino dalam darah namun secara bertahap dan lebih tahan lama. Tapi protein yang lambat dicerna ini tidak bisa membentuk otot.
Dalam hipotesa tim peneliti tersebut, kombinasi antara protein yang lambat dan cepat, seperti yang terdapat dalam susu sapi akan lebih efektif untuk membentuk otot. Untuk membuktikannya, sebanyak delapan orang pria yang sering berlatih angkat beban diminta untuk menjadi responden penelitian.
Para responden tersebut diberikan kedelai atau susu tanpa lemak setelah melakukan latihan fisik. Tiga jam kemudian, kadar asam amino dalam darah mereka diukur. Ternyata kadar asam amino dalam darah mereka yang mengonsumsi susu meningkat secara signifikan dibandingkan dengan responden yang hanya mengonsumsi kedelai. Jika hal itu dilakukan selama 10 minggu (latihan beban dan minum susu tanpa lemak), maka hasilnya akan memuaskan.
Selain membentuk otot, susu juga bermanfaat bagi mereka yang gemar berolahraga, terutama olahraga yang menghabiskan tenaga seperti bersepeda.
Sumber : Reuters
Selain itu, susu juga lebih murah dibandingkan jika kita harus mengonsumsi suplemen khusus pembentuk otot yang biasa dikonsumsi oleh para atlet angkat besi.
Dalam riset terbaru, tim peneliti menggunakan susu bubuk tanpa lemak yang dapat dijumpai di berbagai supermarket. Berdasarkan kalkulasi yang dibuat, satu ons susu bisa menghemat biaya hingga 20 kali dibandingkan jika kita harus membeli suplemen protein.
Selama ini diketahui bahwa mengonsumsi protein setelah latihan beban efektif untuk membentuk massa otot, namun belum jelas benar apakah satu jenis protein akan lebih efektif dibandingkan protein dari sumber lainnya.
Protein yang cepat dicerna, seperti kedelai dan gandum, akan menyebabkan kadar asam amino dalam darah menjadi banyak, akibatnya protein ini akan membuat otot menjadi besar. Sedangkan protein yang lama dicerna, seperti kasein dalam susu, juga meningkatkan kadar asam amino dalam darah namun secara bertahap dan lebih tahan lama. Tapi protein yang lambat dicerna ini tidak bisa membentuk otot.
Dalam hipotesa tim peneliti tersebut, kombinasi antara protein yang lambat dan cepat, seperti yang terdapat dalam susu sapi akan lebih efektif untuk membentuk otot. Untuk membuktikannya, sebanyak delapan orang pria yang sering berlatih angkat beban diminta untuk menjadi responden penelitian.
Para responden tersebut diberikan kedelai atau susu tanpa lemak setelah melakukan latihan fisik. Tiga jam kemudian, kadar asam amino dalam darah mereka diukur. Ternyata kadar asam amino dalam darah mereka yang mengonsumsi susu meningkat secara signifikan dibandingkan dengan responden yang hanya mengonsumsi kedelai. Jika hal itu dilakukan selama 10 minggu (latihan beban dan minum susu tanpa lemak), maka hasilnya akan memuaskan.
Selain membentuk otot, susu juga bermanfaat bagi mereka yang gemar berolahraga, terutama olahraga yang menghabiskan tenaga seperti bersepeda.
Sumber : Reuters
Ciri Tulang Bermasalah
Apakah tulang belakang Anda sehat? Dr.Anthony K. Dawson memberikan beberapa hal yang bisa menjadi pertanda bahwa tulang belakang Anda bermasalah, yaitu sebagai berikut:
Tumit sepatu cepat aus,namun tidak sama antara bagian kaki kanan dan kaki kiri
Tidak dapat bernapas dengan lega
Rahang bawah kerap berbunyi “klik”
Anda sering memutar leher atau tulang belakang atau tulang sendi lain hingga mengeluarkan bunyi “krek”
Tidak dapat memutar atau menggerakkan kepala dan pinggang dari sisi yang satu ke sisi lainnya dengan nyaman
Mudah lesu atau lelah, sulit berkonsentrasi dan mudah terserang penyakit
Kaki mengarah keluar ketika berjalan
Salah satu kaki tampak lebih pendek dari kaki sebelahnya
Postur tubuh jelek
Sakit kepala, sakit pada bagian tulang belakang, pegal dan nyeri pada bagian otot atau sendi
Pegal pada bagian punggung dan leher
Secara umum, sering merasa tak nyaman atau kurang sehat
Tumit sepatu cepat aus,namun tidak sama antara bagian kaki kanan dan kaki kiri
Tidak dapat bernapas dengan lega
Rahang bawah kerap berbunyi “klik”
Anda sering memutar leher atau tulang belakang atau tulang sendi lain hingga mengeluarkan bunyi “krek”
Tidak dapat memutar atau menggerakkan kepala dan pinggang dari sisi yang satu ke sisi lainnya dengan nyaman
Mudah lesu atau lelah, sulit berkonsentrasi dan mudah terserang penyakit
Kaki mengarah keluar ketika berjalan
Salah satu kaki tampak lebih pendek dari kaki sebelahnya
Postur tubuh jelek
Sakit kepala, sakit pada bagian tulang belakang, pegal dan nyeri pada bagian otot atau sendi
Pegal pada bagian punggung dan leher
Secara umum, sering merasa tak nyaman atau kurang sehat
Olahraga Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi
Bila ingin mencegah dan mengontrol tekanan darah tinggi, melakukan olah raga secara teratur adalah salah satu caranya, bahkan bisa untuk mencegah kenaikan berat badan. Selain itu, olah raga juga akan memberikan beberapa keuntungan, seperti kesehatan fisik dan mental, lebih banyak tenaga, stamina, kekuatan dan kelenturan, serta merupakan salah satu jalan untuk mengurangi stres.
Kadang-kadang kita beranggapan bahwa untuk mendapatkan tubuh yang sehat, kita tidak perlu melakukan sesuatu. Salah satu contoh yang paling sederhana dan tidak membutuhkan peralatan dan pakaian khusus, yaitu berjalan, yang ternyata memberikan kita kondisi sehat di tempat kerja dan dapat menyenangkan semua orang, baik dari segi umur, bentuk tubuh, dan juga kebugaran.
Apapun olah raga yang dipilih hendaknya :
Merupakan kesenangan dan akan tetap dilakukan secara teratur. Hal itu merupakan salah satu yang membuat tubuh merasa sehat sewaktu bekerja dan merupakan komitmen bersama keluarga
Mulailah dengan perlahan dan selanjutnya mulai meningkatkan secara bertahap
Periksa kesehatan diri secara teratur ke dokter atau klinik yang ada, bila ada masalah dapat terdeteksi secara dini
Banyak orang secara langsung merasakan adanya hubungan antara stres dengan tekanan darah tinggi, yang sering ditandai dengan tendensi mempunyai tekanan darah tinggi. Bagaimanapun, pernyataan tersebut benar bahwa tekanan darah akan naik ketika ada tekanan atau sewaktu ada emosi. Namun, tidak ada data menyatakan bahwa stres menyebabkan meningkatnya tekanan darah tinggi secara langsung yang disebut dengan hipertensi.
Teknik relaksasi khusus seperti meditasi, yoga, dan tai chi dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, coba terus mengatasi stes yang Anda alami setiap hari dengan berpatokan pada:
Mengatur waktu Anda seefektif mungkin dengan membuat urutan pekerjaan yang akan dilakukan sesuai prioritas kebutuhan
Delegasikan pekerjaan yang memang dapat dilakukan dan jangan takut untuk meminta bantuan bila Anda membutuhkannya
Pelihara tekanan darah dengan cara olah raga secara teratur, jalan pagi atau sore, senam, berenang, dll.
Berhenti sejenak beberapa saat setiap bekerja untuk menghilangkan ketegangan dan meregangkan otot- otot
Bicarakan masalah Anda pada teman dekat, ini mempermudah untuk merubah sikap yang akan dilakukan
Cari waktu yang baik untuk santai dengan membaca buku, mendengar musik, dll.
Sering tertawa dan mencoba diri Anda selalu lebih enjoy
Kadang-kadang kita beranggapan bahwa untuk mendapatkan tubuh yang sehat, kita tidak perlu melakukan sesuatu. Salah satu contoh yang paling sederhana dan tidak membutuhkan peralatan dan pakaian khusus, yaitu berjalan, yang ternyata memberikan kita kondisi sehat di tempat kerja dan dapat menyenangkan semua orang, baik dari segi umur, bentuk tubuh, dan juga kebugaran.
Apapun olah raga yang dipilih hendaknya :
Merupakan kesenangan dan akan tetap dilakukan secara teratur. Hal itu merupakan salah satu yang membuat tubuh merasa sehat sewaktu bekerja dan merupakan komitmen bersama keluarga
Mulailah dengan perlahan dan selanjutnya mulai meningkatkan secara bertahap
Periksa kesehatan diri secara teratur ke dokter atau klinik yang ada, bila ada masalah dapat terdeteksi secara dini
Banyak orang secara langsung merasakan adanya hubungan antara stres dengan tekanan darah tinggi, yang sering ditandai dengan tendensi mempunyai tekanan darah tinggi. Bagaimanapun, pernyataan tersebut benar bahwa tekanan darah akan naik ketika ada tekanan atau sewaktu ada emosi. Namun, tidak ada data menyatakan bahwa stres menyebabkan meningkatnya tekanan darah tinggi secara langsung yang disebut dengan hipertensi.
Teknik relaksasi khusus seperti meditasi, yoga, dan tai chi dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu, coba terus mengatasi stes yang Anda alami setiap hari dengan berpatokan pada:
Mengatur waktu Anda seefektif mungkin dengan membuat urutan pekerjaan yang akan dilakukan sesuai prioritas kebutuhan
Delegasikan pekerjaan yang memang dapat dilakukan dan jangan takut untuk meminta bantuan bila Anda membutuhkannya
Pelihara tekanan darah dengan cara olah raga secara teratur, jalan pagi atau sore, senam, berenang, dll.
Berhenti sejenak beberapa saat setiap bekerja untuk menghilangkan ketegangan dan meregangkan otot- otot
Bicarakan masalah Anda pada teman dekat, ini mempermudah untuk merubah sikap yang akan dilakukan
Cari waktu yang baik untuk santai dengan membaca buku, mendengar musik, dll.
Sering tertawa dan mencoba diri Anda selalu lebih enjoy
Lemak Jenuh Tingkatkan Risiko Infertilitas pada Wanita
Sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard School of Public Health, Boston menyebutkan bahwa lemak yang ditemukan pada ribuan jenis makanan dapat menekan terjadinya konsepsi (pembuahan) pada sejumlah wanita.
Mereka mengatakan bahwa lemak-lemak tersebut dapat meningkatkan terjadinya masalah fertilitas sekitar lebih dari 70%. Dengan konsumsi sepotong donat atau satu porsi kecil keripik kentang setiap hari saja efeknya sudah dapat terlihat.
Wanita yang menginginkan keturunan sebaiknya menghindari lemak jenuh karena bukan saja tidak memiliki kandungan nutrisi, namun juga dapat mempengaruhi kesehatan.
Lemak jenuh juga ditemukan secara alami pada daging merah dan produk lainnya, serta beberapa produk yang diolah dengan temperatur tinggi yang disebut hidrogenasi yang pada akhirnya juga merubah cairan minyak tersebut menjadi lemak padat.
Sebelumnya telah dilakukan penelitian yang menunjukkan bahwa lemak dapat menyebabkan sumbatan pada arteri (yang disebut kolesterol jahat), dimana akhirnya akan menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke.
Dalam penelitian tersebut, para ahli memantau 18.500 wanita yang ingin memiliki anak, dan ditemukan sejumlah 438 kasus mengalami masalah ovulasi.
Mereka juga menyebutkan bahwa terjadi peningkatan 70% risiko infertilitas pada wanita yang mengonsumsi 2% lemak jenuh, sebagai pengganti karbohidrat dan lemak polyunsaturated seperti minyak bunga matahari.
Asupan energi yang berasal dari lemak jenuh sebagai pengganti lemak monounsaturated sejenis minyak zaitun tampaknya dua kali lebih tinggi memiliki masalah terhadap gangguan kesuburan (gangguan ovulasi).
Temuan tersebut dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition. Disana disebutkan bahwa wanita yang menginginkan anak sebaiknya menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh, disamping juga menghentikan kebiasaan merokok dan berat badan yang berlebih.
Sumber : The American Journal of Clinical Nutrition
Mereka mengatakan bahwa lemak-lemak tersebut dapat meningkatkan terjadinya masalah fertilitas sekitar lebih dari 70%. Dengan konsumsi sepotong donat atau satu porsi kecil keripik kentang setiap hari saja efeknya sudah dapat terlihat.
Wanita yang menginginkan keturunan sebaiknya menghindari lemak jenuh karena bukan saja tidak memiliki kandungan nutrisi, namun juga dapat mempengaruhi kesehatan.
Lemak jenuh juga ditemukan secara alami pada daging merah dan produk lainnya, serta beberapa produk yang diolah dengan temperatur tinggi yang disebut hidrogenasi yang pada akhirnya juga merubah cairan minyak tersebut menjadi lemak padat.
Sebelumnya telah dilakukan penelitian yang menunjukkan bahwa lemak dapat menyebabkan sumbatan pada arteri (yang disebut kolesterol jahat), dimana akhirnya akan menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke.
Dalam penelitian tersebut, para ahli memantau 18.500 wanita yang ingin memiliki anak, dan ditemukan sejumlah 438 kasus mengalami masalah ovulasi.
Mereka juga menyebutkan bahwa terjadi peningkatan 70% risiko infertilitas pada wanita yang mengonsumsi 2% lemak jenuh, sebagai pengganti karbohidrat dan lemak polyunsaturated seperti minyak bunga matahari.
Asupan energi yang berasal dari lemak jenuh sebagai pengganti lemak monounsaturated sejenis minyak zaitun tampaknya dua kali lebih tinggi memiliki masalah terhadap gangguan kesuburan (gangguan ovulasi).
Temuan tersebut dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition. Disana disebutkan bahwa wanita yang menginginkan anak sebaiknya menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh, disamping juga menghentikan kebiasaan merokok dan berat badan yang berlebih.
Sumber : The American Journal of Clinical Nutrition
Lingkar Pinggang: Barometer Kesehatan Anda!
Banyaknya timbunan lemak di perut yang ditandai dengan perut membuncit sebaiknya jangan dipandang sebagai tanda kemakmuran. Lingkar pinggang yang membesar bisa menjadi indikator untuk melihat apakah seseorang berisiko terkena diabetes.
Berat badan berlebih atau kegemukan akan meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes. Untuk mengukur tingkat obesitas, kita bisa menggunakan ukuran indeks massa tubuh (IMT) yang dihitung dari berat badan (kg) dibagi tinggi badan kuadrat (m2). Namun, IMT tidak mencerminkan distribusi timbunan lemak di dalam tubuh.
Untuk menilai timbunan lemak di perut, sebaiknya dilakukan pengukuran lingkar pinggang. Lingkar pinggang menunjukkan lemak di rongga perut yang merupakan tanda beberapa penyakit. Semakin tinggi kadar kolesterol jahat, maka semakin panjang ikat pinggang orang tersebut.
Lemak yang menumpuk di rongga perut lebih berbahaya daripada lemak di bagian bokong atau paha. Lemak di perut memiliki sel-sel lemak yang lebih besar sehingga terjadi penumpukan lemak yang berlebihan di jaringan adiposa dan akhirnya menghasilkan protein berbahaya.
Tim peneliti dari Prancis pernah melakukan penelitian terhadap 7.000 polisi Prancis yang meninggal antara tahun 1967-1984 karena serangan jantung. Setelah dilakukan pengukuran lingkar pinggang, ternyata kebanyakan polisi yang meninggal adalah pria berperut buncit. Perlu diketahui, ukuran pinggang yang perlu diwaspadai oleh pria adalah jika melebihi 90 cm, sedangkan untuk wanita, risiko tingginya kolesterol akan meningkat bila lingkar pinggangnya berukuran lebih dari 80 cm.
Selain menunjukkan tingginya kadar kolesterol jahat (LDL), lingkar pinggang juga menunjukkan resistensi insulin, yakni suatu keadaan di mana tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik. Bila dilakukan pemeriksaan darah, maka hasilnya akan ditemukan kadar gula darah yang tinggi, namun belum diabetes. Keadaan tersebut sering disebut dengan pre-diabetes.
Obesitas, hipertensi, dan tingginya kolesterol (dislipidemia) merupakan sebagian dari kumpulan gejala yang meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan diabetes (sindrom metabolik). Untuk mendeteksi adanya penyakit-penyakit tersebut, perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium yang meliputi pemeriksaan glukosa darah, kolesterol HDL, trigliserida, dan adiponektin. Selain itu, pemeriksaan fisik yang dapat dilakukan adalah mengukur lingkar pinggang dan tekanan darah.
Orang yang memiliki risiko tinggi mengalami sindrom metabolik perlu melakukan berbagai upaya agar tidak berkembang menjadi penyakit berbahaya, antara lain dengan menurunkan berat badan, mendeteksi kelainan (pemeriksaan fisik dan lab), dan intervensi terhadap kelainan yang ditemukan. Meski terdengar mudah, namun pengaturan pola makan, membenahi gaya hidup dan menghindari stres terbukti efektif untuk memerangi penyakit berbahaya.
Berat badan berlebih atau kegemukan akan meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes. Untuk mengukur tingkat obesitas, kita bisa menggunakan ukuran indeks massa tubuh (IMT) yang dihitung dari berat badan (kg) dibagi tinggi badan kuadrat (m2). Namun, IMT tidak mencerminkan distribusi timbunan lemak di dalam tubuh.
Untuk menilai timbunan lemak di perut, sebaiknya dilakukan pengukuran lingkar pinggang. Lingkar pinggang menunjukkan lemak di rongga perut yang merupakan tanda beberapa penyakit. Semakin tinggi kadar kolesterol jahat, maka semakin panjang ikat pinggang orang tersebut.
Lemak yang menumpuk di rongga perut lebih berbahaya daripada lemak di bagian bokong atau paha. Lemak di perut memiliki sel-sel lemak yang lebih besar sehingga terjadi penumpukan lemak yang berlebihan di jaringan adiposa dan akhirnya menghasilkan protein berbahaya.
Tim peneliti dari Prancis pernah melakukan penelitian terhadap 7.000 polisi Prancis yang meninggal antara tahun 1967-1984 karena serangan jantung. Setelah dilakukan pengukuran lingkar pinggang, ternyata kebanyakan polisi yang meninggal adalah pria berperut buncit. Perlu diketahui, ukuran pinggang yang perlu diwaspadai oleh pria adalah jika melebihi 90 cm, sedangkan untuk wanita, risiko tingginya kolesterol akan meningkat bila lingkar pinggangnya berukuran lebih dari 80 cm.
Selain menunjukkan tingginya kadar kolesterol jahat (LDL), lingkar pinggang juga menunjukkan resistensi insulin, yakni suatu keadaan di mana tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik. Bila dilakukan pemeriksaan darah, maka hasilnya akan ditemukan kadar gula darah yang tinggi, namun belum diabetes. Keadaan tersebut sering disebut dengan pre-diabetes.
Obesitas, hipertensi, dan tingginya kolesterol (dislipidemia) merupakan sebagian dari kumpulan gejala yang meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan diabetes (sindrom metabolik). Untuk mendeteksi adanya penyakit-penyakit tersebut, perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium yang meliputi pemeriksaan glukosa darah, kolesterol HDL, trigliserida, dan adiponektin. Selain itu, pemeriksaan fisik yang dapat dilakukan adalah mengukur lingkar pinggang dan tekanan darah.
Orang yang memiliki risiko tinggi mengalami sindrom metabolik perlu melakukan berbagai upaya agar tidak berkembang menjadi penyakit berbahaya, antara lain dengan menurunkan berat badan, mendeteksi kelainan (pemeriksaan fisik dan lab), dan intervensi terhadap kelainan yang ditemukan. Meski terdengar mudah, namun pengaturan pola makan, membenahi gaya hidup dan menghindari stres terbukti efektif untuk memerangi penyakit berbahaya.
Langganan:
Postingan (Atom)