Rabu, 25 Juli 2007

Ngemil : Pola Makan Yang Ideal??

Beberapa penelitian memperkirakan bahwa konsumsi makanan berupa snack setiap hari merupakan pola makan yang ideal. Beberapa tahun ini, cukup banyak dokter dan ahli gizi yang memperdebatkan tentang?frekuensi konsumsi makanan yang dapat mempengaruhi berat badan. Namun, belum ada penjelasan tentang manakah yang lebih baik, apakah makan normal tiga kali sehari atau makan dengan jumlah kecil tapi frekuensinya lebih sering.

Konsumsi makanan yang tidak teratur diduga dapat?menyebabkan efek merugikan terhadap kesehatan, antara lain yaitu:
Mengurangi kecepatan pembakaran kalori, yang akan mempengaruhi peningkatan berat badan
Mengurangi sensitivitas insulin dan meningkatkan kadar insulin, yang akhirnya akan meningkatkan risiko diabetes
Meningkatkan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein)?yang dapat meningkatkan risiko gangguan jantung
Tingginya kecenderungan obesitas bagi mereka yang jarang sekali sarapan
Para peneliti menduga bahwa konsumsi makanan dalam jumlah kecil namun dengan frekuensi yang sering bersifat cukup baik untuk aktivitas fisik dibandingkan dengan menghindari konsumsi sarapan harian atau makan dalam jumlah yang besar di siang hari.

Konsumsi makanan dengan pola yang teratur juga berpengaruh terhadap tingkat energi yang lebih tinggi dan peningkatan kemampuan daya ingat. Konsumsi makanan di pagi hari dan kebiasaan sering mengemil dalam jumlah yang cukup akan memberikan kita energi dan juga mempermudah konsentrasi.

Konsumsi snack sebaiknya harus memiliki nilai gizi. Setiap orang dengan tubuh yang berbeda pasti membutuhkan energi serta nutrisi yang berbeda pula. Jika kita ingin mengonsumsi snack, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan tubuh kita. Perlu diketahui, kapanpun dan dimanapun kita mengonsumsi makanan, total kalori yang dikonsumsi sangat berpengaruh terhadap kestabilan berat badan.

Tidak ada komentar: